Di tengah Musi begini, aku jadi ingin mengingatmu
Mengingat senyum- senyummu, juga mengingat tawa- tawamu
Di tengah Musi begini, aku jadi ingin mengingatmu
Tapi hari-hariku sudah terbiasa bersama lupa
Aku ada di sini bersama bangunan merah renta menghadapku, menemuiku
Ah, bukan
Aku yang menghadapnya, menemuinya
karena ia telah ada di sana sebelum aku datang
dan aku juga mau begitu
Aku mau kau juga menghadap padaku, menemuiku
Karena aku masih dan tetap ada di sini, di tempat kita dulu...
Karena aku mau berkata maaf untuk salah- salahku dulu.
*bersama segelas es teh manis di tepi Musi, 10 Oktober 2012


0 comments:
Posting Komentar