Rabu, 10 Oktober 2012

SAJAK TEPI MUSI

Di tengah Musi begini, aku jadi ingin mengingatmu
Mengingat senyum- senyummu, juga mengingat tawa- tawamu

Di tengah Musi begini, aku jadi ingin mengingatmu
Tapi hari-hariku sudah terbiasa bersama lupa

Aku ada di sini bersama bangunan merah renta menghadapku, menemuiku
Ah, bukan
Aku yang menghadapnya, menemuinya
karena ia telah ada di sana sebelum aku datang

dan aku juga mau begitu
Aku mau kau juga menghadap padaku, menemuiku
Karena aku masih dan tetap ada di sini, di tempat kita dulu...
Karena aku mau berkata maaf untuk salah- salahku dulu.



*bersama segelas es teh manis di tepi Musi, 10 Oktober 2012


0 comments:

Posting Komentar

 
;