Jumat, 22 Maret 2013

Alasan Deactivated Facebook

Sejak awal Maret lalu (5 Maret 2013 kalau tak salah) aku pilih menutup sebuah akunku. Facebook. Belum sebulan dan sudah banyak yang bertanya alasannya. Baklah, kujawab sekarang.

 Bertahun lalu seorang murabbiyah pernah berkata padaku. Saat itu kami sedang mengobrol berdua saja di mushollah itu. Sebenarnya ia yang banyak bercerita, aku jadi pendengar. Cerita tentang kampusnya yang sekarang juga jadi kampusku. Tapi tiba-tiba saja ia mengatakan hal ini:

"Jangan pernah sombong dengan hatimu sendiri. Mungkin sekarang kita bisa bilang dia cuma 'kakak', 'teman', atau 'adik'. Tapi bisikan setan itu sangat halus."

Nasihat yang benar-benar kuingat. Pesan yang menjadi alasan kenapa aku tak suka terlalu dekat dengan orang lain. Tak ada 'kakak' atau 'adik'. Yang ada cuma 'mbak'.


Tapi belakangan aku sadar itu agak memudar. Maka kuputus media-medianya. Termasuk akun facebookku. Ada yang mulai berbeda di sana. Jadi kututup saja. Sampai batas waktu yang aku juga tak tahu.
Karena bisikan setan itu sangat halus, pelan, nyaris tak bisa disadari....


Mengerti sekarang? Itu alasannya. 
Tentang hati cuma si pemiliknya yang tahu. Maka saat sendiri dalam pengetahuan itulah, teruslah menguatkan diri, menguatkan hati.

0 comments:

Posting Komentar

 
;